Batik

7 Ketidaksamaan Batik Catat serta Batik Cap yang Perlu Kamu Tahu

Sebetulnya tidak ada kelirunya untuk pilih di antara batik catat atau batik cap. semua mempunyai kelebihan serta kekurangannya masing – masing. Tetapi yang keliru ialah saat penjual menjelaskan jika batik cap disebutkan untuk batik catat. Walau sebenarnya mutunya jauh tidak sama.

Untuk hindari insiden itu jadilah konsumen batik yang pintar dengan tahu ketidaksamaan batik catat serta batik cap.

Ingin berbelanja batik? Baca referensi kampung batik yang dapat didatangi dengan click di sini.

Ketidaksamaan batik catat serta batik cap dapat disaksikan dari banyak hal yakni:

1. Kerapian motif batik
Ketidaksamaan batik catat serta batik cap yang pertama ialah kerapian dari motifnya. Motif dari batik cap di rasa semakin rapi daripada batik catat. batik cap ditangani dengan skema yang telah dipastikan awalnya, bila batik catat banyak motif yang kurang rapi serta berbeda, Bentuk gambar/design pada batik cap tetap ada perulangan yang pasti, hingga gambar terlihat berulang-ulang dengan bentuk yang sama.

2. Tinta batik catat tembus sampai kain belakang.
Batik yang melalui proses pencantingan atau pengecapan dengan memakai lilin, akan tembus ke kain sisi belakang. Oleh karena itu harus disaksikan dari dua bagian kain (bolak-balik).

Pada batik catat, seragam batik sisi depan serta belakang mempunyai warna, corak, serta motif yang sama persis. Semua tintanya tembus ke belakang. Tetapi kain belakang batik cap warnanya tidak sejelas batik catat.

3. Motif batik catat semakin luwes
Ketidaksamaan batik catat serta batik cap setelah itu yakni pada bentuk gambarnya. Bentuk gambar/design pada batik catat tidak ada perulangan yang pasti, hingga gambar terlihat dapat semakin luwes dengan ukuran garis motif yang relatif dapat semakin kecil dibanding dengan batik cap. Ketidaksamaan di tiap motif berikut yang membuat batik catat dipasarkan pada harga tinggi sebab tidak sempat sama di antara satu batik dengan batik lain serta di antara gambar di pada sebuah batik itu.

4.Ketidaksamaan warna fundamen kain
Langkah memperbedakan batik tulisa serta batik cap dapat disaksikan dari warna fundamen kain batik itu. Batik cap umumnya semakin tua dibanding dengan warna pada guratan motifnya. Ini dikarenakan batik cap tidak lakukan penutupan di bagian fundamen motif yang semakin susah seperti juga yang umum dilaksanakan pada proses batik catat. Korelasinya yakni dengan memburu harga jual yang tambah murah serta waktu produksi yang bertambah cepat. Sedang batik catat mempunyai warna fundamen kain semakin muda dibanding dengan warna pada guratan motif.

5. Cium aroma batik
Ciumlah berbau kainnya. Batik kain cap akan keluarkan berbau yang semakin menusuk. Sedang batik catat keluarkan berbau ciri khas malam yang tidak menusuk. Batik yang lain yakni batik print, kain batik berikut sebetulnya yang sangat menusuk karena memakai tinta kimia.

6. Akhiran motif batik
Batik catat dibikin dengan tangan, coba lihat tiap motif di kain itu. Di tiap awal serta akhir mengeblok lilin dengan canting tentu ada tetesan yang semakin besar sebab dengan memakai tangan tentu diawalnya serta diakhir memakai desakan yang semakin besar serta membuat guratan semakin tegas.

7. Harga jauh beda
Pernyataan “harga tidak akan berbohong” kelihatannya dapat diaplikasikan waktu beli batik. Batik yang dicatat harga per dua mtr. kainnya mulai Rp 300.000 sampai juta-an, serta batik cap mempunyai harga seputar Rp 150.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *